Ngawi, 23 Juni 2026 – Mahasiswa KKN Kelompok 42 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya resmi mengawali rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pada acara pembukaan KKN yang diselenggarakan di Balai Desa Kerek, Kabupaten Ngawi, Selasa (23/6). Kegiatan ini menjadi langkah awal terjalinnya kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam melaksanakan berbagai program pemberdayaan dengan mengusung tema "Satu Langkah, Satu Karya: Kerek Berdaya."
Acara pembukaan dihadiri oleh Kepala Desa Kerek beserta jajaran perangkat desa, Ketua RT dan RW, Kepala TK Dharma Wanita, Bidan Polindes, serta perwakilan masyarakat Desa Kerek. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud dukungan pemerintah desa dan masyarakat terhadap pelaksanaan KKN sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendorong pembangunan dan pemberdayaan desa.
Kepala Desa Kerek, Bayu Onggo Baskoro, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran mahasiswa KKN UINSA di desanya. Ia berharap mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat, memahami potensi serta kebutuhan desa, dan menghadirkan program-program yang mampu memberikan manfaat bagi warga.
"Kami menyambut baik kehadiran adik adik KKN UINSA di Desa Kerek. Semoga selama menjalankan pengabdian, mahasiswa dapat bekerja sama dengan masyarakat, memberikan inovasi yang bermanfaat, serta meninggalkan dampak positif yang dapat dirasakan oleh warga bahkan setelah program KKN selesai," ujar Bayu Onggo Baskoro.
Mengusung tema "Satu Langkah, Satu Karya : Kerek Berdaya," KKN Kelompok 42 UINSA berkomitmen menghadirkan program-program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tema tersebut mencerminkan semangat bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama dapat menghasilkan karya dan inovasi yang berdampak positif bagi kemajuan Desa Kerek.
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh keakraban. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Kerek serta perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 42 UINSA. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan seluruh anggota kelompok sekaligus memaparkan gambaran tema umum yang di usung selama masa pengabdian. Acara kemudian ditutup dengan sesi diskusi singkat, ramah tamah, dan dokumentasi bersama sebagai simbol dimulainya sinergi antara mahasiswa dan masyarakat.
Melalui kegiatan pembukaan ini, KKN Kelompok 42 UINSA resmi memulai rangkaian pengabdian di Desa Kerek dengan semangat "Satu Langkah, Satu Karya : Kerek Berdaya." Diharapkan sinergi yang terbangun selama masa KKN mampu melahirkan berbagai inovasi dan program yang berkelanjutan, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Desa Kerek sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan.